Kesehatan

4 Tips Olahraga untuk Penderita Tekanan Darah Rendah, Konsumsi Sedikit Makanan dan Banyak Minum

Olahragarutin penting dilakukan untuk menjaga tulang, otot, dan jantung yang sehat serta menurunkan atau mempertahankan berat badan yang sehat. Namun, bila seseorang memiliki tekanan darah cenderung rendah, mungkin beberapa hal penting perlu untuk diketahui. Sebelum memulai olahraga, kita perlu mengetahui terlebih dahulu penyebab kondisi darah rendah.

Dikutip dari laman livestrong.com , darah rendah bisa disebabkan oleh diabetes, reaksi alergi, dan sakit jantung. Tekanan darah bisa turun saat kita berganti posisi dengan cepat. Bila kondisi darah rendah seseorang mengkhawatirkan, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu sebelum memulaiolahraga. Secara umum, ada tiga hal penting yang perlu diketahui untuk berolahraga bagi seseorang yang miliki tekanan darah rendah.

Sebelum memulai program olahraga baru, penting untuk mengetahui penyebab tekanan darah rendah dengan benar. Penyebab umum termasuk penyakit diabetes, reaksi alergi, penyakit jantung dan syok. Saat berolahraga, lakukan tindakan pencegahan untuk membantu menstabilkan tekanan darah, karena tubuh membutuhkan darah untuk mencerna makanan, makan lebih sedikit sebelum berolahraga dapat membantu.

Institut Jantung, Paru Paru dan Darah Nasional juga merekomendasikan perubahan posisi secara perlahan, seperti ketika berdiri setelah berbaring. Mengukur tekanan darah sebelum berolahraga dapat membantu seseorang untuk mengetahui kapan olahraga itu aman dan kapan tekanan darah terlalu rendah. Bila mengalami dehidrasi berarti tubuh berarti kehilangan lebih banyak air daripada yang dikonsumsi dan itu dapat menyebabkan tidak hanya tekanan darah rendah tetapi juga mual, lemah, pusing, kelelahan, demam, muntah dan diare parah.

Bila memiliki hipotensi dan rencana untuk berolahraga, pastikan minum dengan benar. Bila melakukan aktivitas olahraga berat, mungkin perlu meminum minuman olahraga yang mengandung elektrolit juga. Kebutuhan setiap orang akan air berbeda, sehingga dokter dapat merekomendasikan asupan cairan yang tepat berdasarkan kesehatan pribadi.

Bila kita memiliki tekanan darah rendah dan berencana untuk berolahraga, maka pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi dengan baik. Apalagi kalau berencana akan mengikuti kegiatan olahraga yang berat, minum minuman yang mengandung elektrolit mungkin juga diperlukan. Cairan membantu menjaga volume darah berada dalam level normal.

Minuman kaya elektrolit seperti kalium dan sodium bisa lebih bermanfaat dibandingkan air putih biasa. Bila tekanan darah rendah berasal dari kondisi jantung, diabetes atau kondisi serius lainnya, dokter akan menetapkan batas latihan. Setelah siap untuk berolahraga, luangkan waktu untuk melakukan pemanasan dan pendinginan yang tepat sehingga detak jantung perlahan naik dan turun.

Tingkatkan tingkat intensitas latihan secara bertahap dan melambat bila melihat gejala seperti kelemahan, kelelahan yang tidak biasa, denyut nadi tidak teratur, kebingungan atau pusing. Setelah berolahraga, lakukan peregangan sambil berdiri atau duduk versus berbaring. Selama berolahraga, perlu menjaga tekanan darah kita, karena tubuh perlu darah untuk mencerna makanan, maka mengonsumsi makanan dalam porsi kecil sebelum olahraga bisa sangat membantu.

Dilansir dari ptonthenet.com ,mengonsumsi makanan asin bisa membantu meningkatkan retensi cairan di dalam pembuluh darah untuk menstabuilkan tekanan darah. Pastikan tidak dalam keadan terlalu kenyang saat akan berolahraga karena dikhawatirkan kinerja sistem pencernaan akan terlalu berat dan bisa mengganggu tekanan darah. Hindari pengubahan posisi secara tiba tiba atau terlalu mendadak.

Intensitas aktivitas olahraga perlu ditingkatkan perlahan dan sedikit demi sedikit. Terlebih jika merasakan gejala seperti kelelahan, detak jantung yang beraturan, dan pusing, maka kita tak perlu memaksakan diri mengikuti olahraga dengan intensitas yang terlalu tinggi atau berat. Ada baiknya untuk mengecek tekanan darah terlebih dahulu sebelum mulai olahraga.

Jika tekanan darah terlalu rendah, sebaiknya hindari olahraga yang terlalu berat. Selain itu, upayakan untuk melakukan pemanasan dan pendinginan di setiap sesi olahraga yang dilakukan.

Baca Juga

Bagi Penderita Diabates Mungkin Kaget Gula Darah Cenderung Naik di Pagi Hari

Reima Eisya

Yang Harus Diwaspadai Bagi Penderita Diabetes Saat Menjalankan Ibadah Puasa

Reima Eisya

Manfaat Puasa Untuk Tubuh, Detoks Hingga Kembalilan Fungsi Sel yang Malas Kerja

Reima Eisya

Sering Dikonsumsi Harian, 9 Makanan Sepele Ini Ternyata Pemicu Organ Intim Jadi Bau Tak Sedap

Reima Eisya

Jan Ethes Kembali Curi Perhatian, Ekspresinya Tenang Saat Diperiksa Gigi

Reima Eisya

Flu Tak Kunjung Sembuh, Bernapas Hanya dengan Satu Hidung, Beauty Vlogger Rachel Goddard Dioperasi

Reima Eisya

Manfaat Tersembunyi Susu, Bisa Turunkan Tekanan Darah dan Melindungi Otak

Reima Eisya

Bahan Alami untuk Sembuhkan Sakit Tenggorokan, Tersedia di Rumah dan Tak Sulit Mencari

Reima Eisya

Pengetahuan Masyarakat tentang Kesehatan Jiwa Masih Minim

Reima Eisya

Jika Biaya Kapitasi Masih Rp2 Ribu, Persatuan Dokter Gigi Indonesia Ancam Keluar dari BPJS Kesehatan

Reima Eisya

Lima Strategi Pemerintah Turunkan Angka Stunting

Reima Eisya

Audrey Dikeroyok, Ini Penjelasan Medis Mengapa Remaja Emosional dan Butuh Peran Orangtua

Reima Eisya

Leave a Comment