Kesehatan

Amalan Sunnah Berbuka Puasa Ini Ternyata Menyehatkan Tubuh

Puasa berdampak positif pada kesehatan, banyak penelitian telah membuktikan dahsyatnya puasa pada tubuh. Ternyata, amalan sunnah yang diajarkan kepada umat muslim saat berbuka puasa juga membawa efek bagus untuk kesehatan lo. Apa saja itu? Amalan sunah ketika berbuka puasa Ramadhan yang pertama adalah menyegerakan berbuka puasa ketika waktu berbuka telah tiba.

Waktu buka puasa yakni ketika matahari telah tenggelam (maghrib). Sebagaimana hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengerjakan salat maghrib hingga berbuka puasa kendati hanya dengan seteguk air,” (H.R. Tirmidzi. Hadits Hasan). Juga terdapat hadis dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang orang (umat Islam) senatiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka,” (Muttafaqun ‘alaih).

Ternyata segera membatalkan puasa ketika mendengar suara adzan magrib bermanfaat untuk metabolisme tubuh. Disunahkan untuk berbuka puasa dengan kurma masak atau kering dengan jumlah yang ganjil. Ini adalah salah satu amalan sunnah ketika berbuka puasa yang juga dicontohkan oleh Rasulullah.

Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka dengan beberapa biji ruthab (kurma masak yang belum jadi tamr) sebelum shalat Maghrib. Jika tidak ada beberapa biji ruthab, cukup beberap biji tamr (kurma kering). Jika itu tidak ada juga, beliau minum beberapa teguk air,” (H.R. Abu Dawud dan Tirmidzi. Hadits Hasan Shahih). Pakar Gizi dari Institut Pertanian Bogor, Prof Made Astawan menyarankan berbuka puasa jangan diawali dengan makanan berat seperti nasi dan lauk pauk. Sebab, makanan berat akan sulit dicerna tubuh, terlebih setelah kita menjalani puasa selama 14 jam.

“Sebaiknya didahuli dengan minuman manis. Misalnya teh manis dan sirup,” kata Made saat ditemui seperti dilansir dari Kompas.com. Usai berbuka puasa dengan teh manis dan kurma, beri jeda 30 menit pada tubuh sebelum mengonsumsi makanan berat. Jeda waktu ini bisa Moms manfaatkan untuk shalat magrib terlebih dahulu.

Baru, setelah 30 menit Moms dan keluarga bisa menyantap makan malam seperti biasa. Lalu, supaya energi yang dihasilkan setelah buka puasa terjaga, Prof Made menyarankan untuk menyelipkan makanan dengan glikemiks indeks rendah. Glikemiks indeks (GI) merupakan angka (0 100) pada makanan yang berkabohidrat berdasarkan kenaikan gula darah sesaat setelah kita mengonsumsi makanan itu.

“Selingi dengan makanan low GI. Sebab, penguraian dan diserap jadi gula darah ke tubuh lebih lambat. Sehingga rasa lapar bisa ditahan dan kenyangnya lebih lama,” ucapnya. “Semua buah buahan dan kacang kacangan utuh dianjurkan. Kecuali semangka yang tingkat GI nya tinggi, di kisaran 70. Lalu, kedelai itu bagus soalnya angka GI rendah cuma 15,” imbuhnya. Makanan dikatakan GI rendah jika ada di angka kurang dari 55, sedangkat tingkat GI menengah pada angka 55 69.

Terakhir, tingkat GI tinggi pada angka lebih dari 70. Pengetahuan ini juga bisa diaplikasikan untuk santap sahur. Supaya kita kenyang lebih lama dan energi terjaga, sahur tetap harus diimbangi dengan cemilan dengan GI rendah.

“Seperti makan biasa, diawali makan berat padatan kayak nasi dan lauknya. Tapi tetap diakhiri dengan snack yang low GI,” katanya. (Banjarmasin Post/Kompas.com)

Baca Juga

Sering Dikonsumsi Harian, 9 Makanan Sepele Ini Ternyata Pemicu Organ Intim Jadi Bau Tak Sedap

Reima Eisya

Psikolog Jelaskan Penyebab Banyak Artis Jadi Pemakai & Pecandu Narkoba

Reima Eisya

Jika Biaya Kapitasi Masih Rp2 Ribu, Persatuan Dokter Gigi Indonesia Ancam Keluar dari BPJS Kesehatan

Reima Eisya

Kehilangan Indra Perasa & Alami Masalah Pencernaan Ciri-ciri Corona Tanpa Gejala Umum

Reima Eisya

Cukup Biasakan Cuci Tangan hingga & Tidur Nyenyak Tips Menjaga Kesehatan saat Musim Pancaroba

Reima Eisya

Tak Ada Ruang Lakstasi Bagi Ibu yang Menyusui di Tempat Kerja? Menkes: Kita Tutup Nanti

Reima Eisya

Waspada Muntah & Diare Gejala & Cara Pencegahan dari Keracunan Makanan

Reima Eisya

Lakukan 7 Cara Sederhana Ini di Rumah Kantong Teh Dapat Atasi Iritasi Mata Cara Atasi Iritasi Mata

Reima Eisya

Simak Gejala Cara Diagnosis serta Penyebabnya Mengenal Penyakit Hepatitis A

Reima Eisya

4 Minuman Sehat yang Cocok Diminum saat Musim Hujan

Reima Eisya

Penuhi Nutrisi Ibu Hamil dengan 4 Makanan Ini Memasuki Kehamilan Trimester Ketiga

Reima Eisya

Alasan Umum Kenapa Junk Food Disukai Banyak Orang, Padahal Tidak Sehat

Reima Eisya

Leave a Comment