Techno

Aturan Baru: Operator Wajib Hanguskan Nomor Liar, Satu NIK Hanya untuk Registrasi 3 Nomor

Dengan alasan masih banyak ditemukan SMS dan teleponspamatau sampah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyempurnakan aturan registrasi pelanggan prabayar operator telekomunikasi. Salah satunya,membatasi jumlah nomor telepon seluler yang bisa diregistrasi oleh satu Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pasal 10 draf terbaru rancangan Peraturan Menkominfo tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi yang diperoleh Kontan.co.id Kamis (28/2/2019) menyebutkan, calon pelanggan prabayar hanya dapat melakukan registrasi paling banyak tiga nomor untuk setiap NIK atauNomor Kartu Keluarga (NKK). Tak kalah penting, mencegah SMS dan teleponspamberedar lebih luas, Kominfo juga akan menghanguskannomor liar yang diregistrasi secara tidak sah.

Pasal 11 menyebutkan, operator wajib menonaktifkan atau menghanguskan nomor pelanggan prabayar yang terbukti atau diketahui menggunakan identitaspalsu, tidak benaratau milik orang lain tanpa hak atau melawan hukum. Pengetatan aturan ini bukan hal baru. Awal Desember lalumunculSurat Edaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) No 01 tahun 2018 dan Surat Ketetapan BRTI No 3 tahun 2008 tentang Larangan Penggunaan Data Kependudukan Tanpa Hak atau Melawan Hukum untuk Keperluan Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi. Dengan keluarnya surat edaran dan surat ketetapan BRTI tersebut, para pelanggan kartu prabayar hanya boleh melakukan registrasi kartu prabayarnya maksimum tiga nomor untuk satu operator.

Diler atau agen penjual hanya boleh membantu melakukan registrasi kartu yang dibeli konsumen. Pelanggan yang meminta dibantu dalam melakukan registrasi oleh agen atau dealer diwajibkan menunjukkan E KTP, kartu keluarga (KK) asli dan membuat pernyataan di atas materai. Dibandingkan revisi sebelumnya, aturan BRTI itu lebih ketat. Pertengahan Mei 2018 lalu, sebuah rapat bertempat di Ruang Aspirasi Gedung Kementerian Sekretariat Negara menghasilkan berita acara yang ditandatangani Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan Kementerian Sekretariat Negara Dadan Wildan dan Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Rapat itu memutuskan, gerai outlet atau mitra outlet dilarang melakukan registrasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan KK pemilik outlet. Kali ini tidak ada pembatasan jumlah nomor yang diregistrasi melalui outlet. Jika lebih dari 10 nomor baru melapor ke operator telepon. Para operator wajib memberikan lisensi ke outlet untuk penerapan keputusan ini paling lambat 21 Juni 2018. Ini sesuai keinginan Kesatuan Niaga Seluler Indonesia (KNCI).

Namun dalam perjalanannya, pelaksanaan aturan kewajiban registrasi pelanggan jasa telekomunikasi prabayar masih belum berjalan sempurna. Masih banyak ditemukan penjualan kartu prabayar yang melakukan registrasi dengan menggunakan NIKdan NKK yang tidak sah. Akibatnya, SMS dan teleponspammasih merajalela. Setelah aturan ini sah, beleid sebelumnya tidak berlaku. Reporter: Ahmad Febrian

Baca Juga

Galaxy A51 hingga A71 Harga Terbaru HP Samsung Bulan Maret 2020

Reima Eisya

dan Machine Learning Percepat Inovasi Digital di Sektor Manufaktur AI Cloud

Reima Eisya

Segera Rilis Ini Bocoran Penampakan Redmi Note 8T Beda di Bagian Sensor NFC Saja

Reima Eisya

Bikin Lebih Hemat Baterai Ponsel Cara Mengaktifkan Dark Mode WhatsApp buat Android & iPhone

Reima Eisya

Redmi 8 Rp 1.699 Juta & Black Shark 2 Pro Ram 8GB Rp 7 9 Jutaan Promo Harbolnas 1212 2019 Xiaomi

Reima Eisya

Apple Izinkan Karyawannya Bekerja di Rumah Cegah Penyebaran Corona

Reima Eisya

Bahagiakan Pelanggan Melalui Pengalaman Digital Terbaik

Reima Eisya

Dijual 300 Unit Saja, Ini Keistimewaan Oppo Reno 10x Zoom FC Barcelona Limited Edition

Reima Eisya

Gubernur NTT Minta Menkominfo Johnny Gerard Plate Blokir Facebook di Indonesia

Reima Eisya

Super Simpel Tak Perlu Bantuan Aplikasi Ketiga Cara Mengatur Mode Gelap WhatsApp

Reima Eisya

Turis Asing yang Berlibur ke Indonesia Wajib Lapor IMEI Ponsel Jika Tinggal Lebih dari 30 Hari

Reima Eisya

Peluncuran V19 Minggu Depan Jadi Komitmen Nyata Vivo buat Pasar Indonesia

Reima Eisya

Leave a Comment