Seleb

Dian Sasatro Beberkan Ciri-ciri Autisme yang Dikenali pada Putranya, Salah Satu Tak Ada Kontak Mata

Dian Sastro membeberkan sejumlah ciri ciri anak autisme yang ia kenali dari putra pertamanya, Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo. Setidaknya ada 7 ciri anak autisme ada pada Shailendra menurut pengamatan Dian Sastro. Ketujuh ciri itu dikenal Dian Sastro sejak usia sang putra masih 8 bulan.

Dikutip dari Kompas.com, berikut penjelasan Dian Sastro soal ciri ciri anak autisme pada putranya: "Dari seven signs (anak berkebutuhan khusus), itu ada ciri dalam anak saya. Hal ini terjadi di anak pertama saya, anak laki laki.

Anak saya itu enggak punya ketertarikan untuk main sama anak lain, mungkin dia memang antisosial karena bapaknya juga enggak terlalu banyak temannya. Yang kedua, kadang kalau dia mau nunjukin sesuatu, saya ditarik tangannya terus dipegangin ke apa yang dia mau tunjukin. Hal hal kecil lainnya, kan kalau ulang taun, kita kan tiup lilin, dia enggak bisa, sampai umur dua tahun."

Selain itu, putra Dian juga jarang melakukan kontak mata dengannya. Padahal anak anak seusianya seharusnya sudah bisa melakukan kontak mata selama dua detik atau lebih. "Saya pikir apa karena saya orangnya boring, apa dia lebih seru menjalani apa yang dia lakukan, terus terang sebagai orang kita juga merindukan kondisi batin bonding," kata Dian.

"Di film tuh orangtua bisa lihat lihatan sama anak. Itu enggak bisa terjadi sama anak saya sampai umur 4 tahun," ujar Dian Sastro lagi. Namun kini ketujuh ciri itu tak lagi ditemukan Dian Sastro pada putranya.

Setelah menjalani terapi, putra Dian Sastro telah bisa menjalani kehidupan normal seperti anak lainnya. Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, berikut adalah ciri anak autisme pada bayi dan balita: Salah satu tanda awal autisme adalah kurangnya kontak mata dengan siapapun yang mengasuhnya.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature menemukan, bahwa bayi yang mengalami gangguan spektrum autisme, menunjukkan adanya penurunan kontak mata antara usia 2 dan 6 bulan. Bayi biasanya merespons apa yang dilihat dan didengarnya dari suara orang lain, terutama suara ibu dan ayah. Jika bayi hanya tampak diam dan tak tertarik meresponnya, ini menunjukkan adanya kemungkinan autisme.

Bayi dengan autisme lebih jarang melihat dan mendengarkan orang lain, dan mereka juga tak memberi respons saat namanya dipanggil atau menanggapi bentuk interaksi lainnya, seperti ekspresi wajah. Umumnya, sebelum mulai berbicara, bayi akan mulai mengoceh, bereksperimen dengan suaranya sekitar usia 6 bulan. Namun, pada bayi autisme, biasanya tak muncul ocehan di sekitar usia enam hingga sembilan bulan.

Bicara mendukung proses belajar, sehingga kehilangan kemampuan verbal di usia awal dapat memengaruhi perkembangan kognitif anak. Anak anak dengan autisme kemungkinan tidak berinteraksi dengan anak anak lain atau berbagi pengalaman dengan mereka. Jika mereka dalam kesulitan atau bertahan dari sesuatu, mereka akan menyimpannya sendiri ketimbang mencari bantuan.

Anak anak dengan gangguan spektrum autisme menunjukkan variasi suara, kata, dan gerakan yang berkurang secara signifikan ketika mereka mencoba berkomunikasi. Ketika mereka ‘berjuang’ dari sesuatu, mereka tidak akan meminta bantuan seperti yang cenderung dilakukan oleh balita lainnya. Balita dengan autisme tidak bermain dengan orang lain atau menunjukkan minat atau kesenangan pada apa yang mereka lakukan.

Jika balita secara konsisten tidak melakukan interaksi sosial dengan orangtuanya atau anak anak lain, mungkin ada baiknya segera berdiskusi dengan dokter. Balita dengan gangguan spektrum autisme cenderung mengulangi tindakan atau gerakan yang sama berulang ulang, yang mana menurut para peneliti hal itu membantu menenangkan mereka. Ini bisa termasuk bertepuk tangan, menggoyang goyang tubuh atau berputar putar. Mereka mungkin obsesif dengan perilaku tersebut.

Anak anak pada umumnya akan menunjuk benda atau membuat gerakan lain untuk menunjukkan ketertarikan mereka pada sesuatu. Tapi, seorang anak dengan gangguan spektrum autisme cenderung tidak akan menunjuk sesuatu yang menarik perhatian mereka atau juga tak akan menunjukkan ketertarikan pada benda benda yang ditunjukkan pada mereka. Semakin dini autisme dapat dideteksi, semakin baik, karena otak yang lebih muda lebih mudah beradaptasi, dan terapi intensif sejak dini dapat berdampak pada tumbuh kembangnya.

Baca Juga

Mikhayla Kepergok Bicara Kasar, Inilah Respons dari sang Ibunda, Nia Ramadhani

Reima Eisya

Kecewa Atas Penundaan Konser, Penonton Teriak Ganti Presiden, Sandiaga Ajak Terus Semangati Dhani

Reima Eisya

Jennifer Jill Blak-blakan Ingin Selingkuh, Ajun Perwira Beri Senggolan, Sang Istri: yang Meyakinkan!

Reima Eisya

Cerita Sutradara Film Koki-Koki Cilik Harus Ikuti Mood Anak-anak

Reima Eisya

Cindy Claudia Harahap Bangga Telah Gunakan Hak Pilih Pilpres 2019 di Australia

Reima Eisya

Hesty Klepek-klepek Umumkan Telah Melahirkan Anak Kedua, Warganet Kaget Pertanyakan Siapa Suaminya

Reima Eisya

Sosok Novita Condro, Istri Kapten Vlogger Vincent Raditya yang Tak Kalah Curi Perhatian

Reima Eisya

Kim Jong Kook Belum Menikah, Member Tertua Running Man Ungkap Alasan di Depan Ibu Jong Kook

Reima Eisya

Cuek atau Peduli? Ini Sikap Anak-anak Ahmad Dhani Saat Mulan Jameela Hadapi Proses Hukum

Reima Eisya

Jennifer Dunn dan Faisal Harris Makin Mesra di Bulan Puasa, Begini Kabar Terbaru Sarita Abdul Mukti

Reima Eisya

Polisi Tangkap Galih Ginanjar Sembunyi di Hotel, Sempat Beralasan Lagi Keluar Makan: Makan Kok 2 Jam

Reima Eisya

Liburan Usai Wamil, TOP BIGBANG Pamerkan Foto Perempuan Bule yang Buat Penggemar Penasaran

Reima Eisya

Leave a Comment