Bisnis

Pembagian Golongan Cukai Rokok untuk Pastikan Produksi Tetap Tumbuh

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi menjelaskan fungsi pembagian golongan cukai rokok yakni Sigaret Kretek Tangan (SKT), Sigaret Kretek Mesin (SKM), dan Sigaret Putih Mesin (SPM). “Itu dilakukan agar produksi secara gradual tumbuh karena ini soal konsumsi. Kedua, industri harus kita perhatikan, kalau kami ingin semua dikasih terbaik, tentunya yang utama diperhatikan adalah yang industri padat karya (SKT) karena itu menyangkut ratusan ribu tenaga kerja dan turunannya,” papar Heru di Jakarta, Sabtu (14/9/2019). Heru menjelaskan pemerintah meringankan cukai rokok industri padat karya di mana dominan menggunakan tembakau lokal, ketimbang industri padat modal.

“Yang jelas industri padat karya harus kita lebih prioritaskan,” tambahnya. Sementara Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan ada tiga alasan pemerintah menaikkan cukai rokok.“Satu, tahun lalu tidak naik. Sehingga ya naiknya wajar kalau lebih banyak, lebih besar,” ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (14/9/2019). “Kemudian yang kedua cukai itu kan (alasan) objektifnya ada beberapa. Satu adalah urusan menurunkan konsumsi, kenapa, ya karena alasan kesehatan,” sambungnya.

Alasan ketiga yakni karena urusan penerimaan negara. Pemerintah meyakini kenaikan cukai akan mengdongkrak penerimaan negara. Hal ini dinilai penting karena pemerintah membutuhkan banyak dana untuk pembiayaan anggaran di APBN 2020. “Nah dari semua itu kemudian setelah ditimbang timbang, berapa dia naik cukainya. Berapa naik cukai, berapa naik harga jual eceran, itu dia angka yang sudah diceritakan oleh Ibu Sri Mulyani kemarin,” kata Darmin.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dengan kenaikan cukai rokok ini maka otomatis harga jual rokok eceran juga naik, yakni ke angka 35 persen. Kenaikan cukai dan harga jual eceran ini mulai berlaku 1 Januari 2020 dan akan ditetapkan dalam peraturan menteri keuangan (PMK). “Dengan demikian kita akan memulai persiapan, sehingga nanti pemesanan pita cukai baru akan bisa dilakukan dalam masa transisi,” ucap Sri Mulyani di Istana Negara.

Baca Juga

Pelita Samudera Percepat Pertumbuhan buat Tahun 2020

Reima Eisya

Melalui Keberadaan Agen Profesional, Prudential Dorong Inklusi Asuransi

Reima Eisya

Ada yang Takut Dibongkar Jawab Tuduhan Soal Terima Suap Jiwasraya Erick Thohir

Reima Eisya

BUMN Jual 3.000 Paket Sembako Murah kepada Warga Ciamis

Reima Eisya

Ekonom: Masyarakat Menengah Atas Menunda Belanja Karena Momen Pemilu

Reima Eisya

Cari Modal Usaha Jadi Mudah Koperasi Nusantara Kenalkan Aplikasi Kopnus Digi

Reima Eisya

Pengguna Tol Trans Jawa Meningkat 226 Persen Menjelang Lebaran 2019

Reima Eisya

Layanan Wifi di Udara Juga Segera Hadir di Penerbangan Citilink

Reima Eisya

Ditjen Hubud Gelar Ramp Check ke 407 Penerbangan Haji

Reima Eisya

Permintaan Dalam Negeri Menurun, Sebagian Produk Jayaboard Dialihkan ke Pasar Manca Negara

Reima Eisya

Ekonomi DKI Jakarta Tumbuh 6,2 Persen Year on Year, Inflasi Turun Dibanding 2017

Reima Eisya

H 3 Lebaran, Menhub Budi Karya Akan Tinjau Pelayanan Bus, KA Dan Pesawat

Reima Eisya

Leave a Comment